RBCOM - PSSI resmi membuka peluang kembalinya suporter tandang di kompetisi Liga Indonesia mulai musim depan.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, setelah adanya presentasi dari pihak operator liga (I.League).

Namun, keputusan tersebut bukan tanpa syarat. Erick menegaskan bahwa izin kehadiran suporter tandang disertai sejumlah catatan penting dari FIFA yang harus dipatuhi secara ketat oleh klub dan seluruh pemangku kepentingan.

“Liga sudah mempresentasikan rencana ini kepada PSSI. Ada kelonggaran untuk suporter tandang, tetapi dengan catatan. Klub harus bertanggung jawab penuh karena proses melobi FIFA tidak mudah,” ujar Erick.

Baca Juga : Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Presiden 2026, Persib Tanpa Target

Ia menambahkan bahwa aturan dari FIFA terkait suporter tandang tergolong kompleks.

Oleh karena itu, meskipun izin telah diberikan, keputusan tersebut dapat dicabut sewaktu-waktu apabila terjadi pelanggaran di lapangan.

“Saya sudah mengingatkan pihak liga dan klub. Jika ada pelanggaran, izin ini bisa ditarik kembali kapan saja,” tegasnya.

Erick juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan seluruh suporter. Ia berharap kembalinya suporter tandang tidak justru memicu insiden yang merugikan banyak pihak.

“Kita harus memastikan semua suporter bisa pulang dengan selamat. Sangat disayangkan jika kekerasan dalam sepak bola terus meningkat,” katanya.

Seperti diketahui, larangan suporter tandang sebelumnya diberlakukan pasca Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang menewaskan sekitar 135 orang.

Baca Juga : Igor Tolic soal Incaran Persib: Banyak Klub Menginginkan Pemain Ini

Sejak peristiwa tersebut, kehadiran suporter tim tamu dilarang demi menjaga keamanan pertandingan.

Dengan adanya kebijakan baru ini, suporter kembali memiliki kesempatan untuk mendukung tim kesayangan mereka secara langsung di stadion lawan, baik di kompetisi Super League maupun Championship.

Namun, semua pihak diingatkan untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan agar kebijakan ini dapat terus berjalan.***