Mojang Priangan (jersey kuning biru) sukses menekuk Arema FC Women (jersey putih) 3-0 dalam laga penentuan juara Grup A U-15 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (9/7). (Ist)
RBCOM - Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang paling mencuri perhatian pada matchday terakhir penyisihan Grup A HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.
Dua wakilnya, Mojang Priangan di kategori U-15 dan Putri Garut di kategori U-18, sama-sama memastikan langkah ke semifinal setelah tampil impresif di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7).
Mojang Priangan bahkan tampil luar biasa dengan menyegel status juara Grup A U-15 berkat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Arema FC Women.
Sementara itu, Putri Garut mengamankan tiket ke empat besar usai menaklukkan Putri Batang dengan skor telak 3-0 dan finis sebagai runner-up Grup A U-18.
Keberhasailan kedua tim asal Jawa Barat tersebut menjadi bukti kuat berkembangnya pembinaan sepak bola putri di daerah.
Mereka kini tinggal selangkah lagi menuju partai final dan berpeluang membawa pulang gelar juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars musim 2025/2026.
Di sektor U-15, Mojang Priangan menjadi tim paling dominan sepanjang babak penyisihan. Tim asal Ciamis itu menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan, mengoleksi sembilan poin sempurna sekaligus mempertahankan rekor belum pernah kebobolan.
Sebaliknya, Arema FC Women tetap berhak lolos ke semifinal sebagai peringkat kedua meski harus mengakui keunggulan Mojang Priangan pada laga penutup grup.
Sementara pertandingan lain di Grup A U-15 memperlihatkan Putri Surakarta menutup kompetisi dengan kemenangan 4-0 atas Putri Tangsel City.
Hasil tersebut mengantarkan Putri Surakarta finis di posisi ketiga, sedangkan Putri Tangsel City harus puas berada di dasar klasemen.
Di kategori U-18, Putri JP Jakarta mengunci posisi puncak klasemen setelah menang tipis 1-0 atas Tigers Football Academy Surabaya.
Putri Garut kemudian melengkapi daftar semifinalis melalui kemenangan meyakinkan tiga gol tanpa balas atas Putri Batang.
Mojang Priangan Menang Meyakinkan
Laga penentuan juara Grup A U-15 berlangsung dikuasai Mojang Priangan yang sukses menundukkan Arema FC Women dengan skor 3-0.
Nafeeza Ayasha Nori membuka keunggulan pada menit ke-11, disusul gol Raisya Novita Amalia lima menit kemudian. Nafeeza kembali mencetak gol di babak kedua untuk memastikan kemenangan tim asal Ciamis.
Hasil tersebut mengantarkan Mojang Priangan keluar sebagai juara Grup A U-15 dengan catatan sempurna, yakni tiga kemenangan, sembilan poin, dan tanpa kebobolan sepanjang fase grup.
Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi dengan baik.
“Pada pertandingan ini Mojang Priangan bermain lebih enjoy dan percaya diri untuk menerapkan game plan. Pemahaman bermain itu sangat penting. Saya selalu bilang (bermain sepakbola) tidak hanya jago passing atau shooting saja tapi paham penerapannya, sehingga saat ada momen-momen tertentu mereka bisa mengambil keputusan untuk memaksimalkan peluang,” ucap Coach Imam.
Menghadapi semifinal, Imam menegaskan timnya siap menghadapi siapa pun lawannya.
“Kami tidak akan menghindar, tidak akan mengincar. Siapapun lawan kami, kami akan fair, kami akan respect terhadap lawan karena semua yang ada di sini tim terbaik,” tandasnya.
Pencetak gol Raisya Novita Amalia juga bersyukur atas kemenangan timnya.
“Kami saling memberikan support dan motivasi. Komunikasi saat di lapangan sangat baik untuk melakukan build up serangan. Tadi (saat pertandingan) ada banyak momen, lalu aku scanning dan melihat ruang kosong. Sebenarnya sempat ragu akan menembak atau passing. Tapi karena keyakinan aku, akhirnya bisa cetak gol dan menang,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Arema FC Women, Nanang Habibi, tetap bersyukur timnya berhasil lolos ke semifinal meski kalah pada laga terakhir.
“Tadi kami merotasi beberapa pemain untuk memberikan menit bermain agar semua merasakan atmosfer kompetitif yang sama. Tapi absesnya kapten kami membuat pressing kurang maksimal dan distribusi bola terhambat. Alhamdulillah kami bisa melangkah ke partai semifinal. Jadi setelah ini kami akan recovery dan mengevaluasi pertandingan dari Grup B juga untuk memetakan kekuatan,” jelas Coach Nanang.
Lawan kedua tim di babak semifinal masih menunggu hasil pertandingan Grup B yang mempertemukan tim-tim penentu tiket terakhir ke fase gugur.
Putri Surakarta Benamkan Putri Tangsel City
Dipertandingan lain, Putri Surakarta menutup kiprahnya di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Putri Tangsel City pada laga terakhir Grup A U-15 di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7).
Meski gagal lolos ke semifinal, tim asal Solo itu mengakhiri turnamen di peringkat ketiga, sementara Putri Tangsel City finis di dasar klasemen tanpa poin.
Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Putri Surakarta tampil dominan usai jeda. Ika Wonda membuka keunggulan lewat tendangan spektakuler dari sekitar garis tengah lapangan, sebelum Madina Jawahira Putri menggandakan skor melalui skema tendangan bebas.
Asyifa Sholawa Farizqi menambah gol ketiga, sementara Ika kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan 4-0.
Pelatih Putri Surakarta, Syachban Yusuf, tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya meski gagal melangkah ke semifinal.
“Kami memang sudah dipastikan tidak lolos ke babak selanjutnya. Meskipun begitu, kami menekankan kepada semua pemain untuk mencari jam terbang di sini. Jadi, semua pemain kami beri kesempatan bermain sesuai kemampuan mereka masing-masing agar bisa mengembangkan diri mereka sendiri," ujarnya.
"Bermain di kompetisi nasional seperti ini pastinya mereka mendapatkan pengalaman yang lebih banyak, jadi secara mental juga akan terlatih. Turnamen seperti HYDROPLUS Soccer League All-Stars ini, ini menjadi wadah sekaligus tolak ukur untuk tim pembinaan seperti Putri Surakarta untuk diperhitungkan di kancah nasional,” sambung Asyifa.
Ika Wonda yang mencetak dua gol mengaku tetap optimistis mengejar target pribadi untuk masuk radar talent scouting.
“Pertandingan hari ini lumayan seru, karena lawan sama-sama kuat dan sama-sama tidak mau kalah, syukurlah bisa mencetak gol juga. Meski gagal bawa tim ke semifinal, tapi saya juga punya target untuk bisa lolos pantauan (talent scouting) ke Srikandi Merdeka Cup,” ujarnya.
Motivasi serupa disampaikan Asyifa Sholawa Farizqi yang berharap tampil maksimal di kota kelahirannya dapat membuka peluang masuk Srikandi Merdeka Cup.
“Yang pertama, yang membuat saya semangat adalah adanya dukungan dari Coach, teman-teman, dan juga orang tua. Yang kedua, pertandingan ini dimainkan di Kudus, yang merupakan kota kelahiran saya meskipun bermain membela tim luar kota. Dan yang ketiga, adanya tim talent scouting membuat saya terpilih masuk ke Srikandi Merdeka Cup karena itu target saya secara pribadi,” katanya.
Sementara itu, pelatih Putri Tangsel City, Andrian, menilai turnamen ini menjadi pengalaman berharga bagi timnya.
“Saya tetap mengapresiasi perjuangan mereka. Hasil ini menjadi bahan pelajaran berharga yang harus banyak kami pelajari dan tingkatkan ke depannya. Kami menerima bahwa ini adalah proses terbaik untuk perkembangan mereka dan tim Putri Tangsel. Mereka jadi tersadar bahwa di level nasional ini ternyata banyak sekali tim-tim hebat yang bertanding. Hal ini melatih mental mereka agar tidak mudah kendur di lapangan, dan itu menjadi poin utama yang terus kami tekankan kepada para pemain,” ujarnya.
Bek Putri Tangsel City, Aisha Kalyana Nugroho, juga menilai timnya mengalami perkembangan selama mengikuti kompetisi.
“Kalau menurut aku, kami semua sudah berkembang jika dibandingkan dari pertandingan pertama sampai pertandingan hari ini. Mental kami sudah tidak gugup seperti awal laga saat kami masih proses adaptasi. Terbukti hari ini kami semua bermain maksimal. Jadi di sini kami sama-sama belajar dan bisa mendapatkan banyak pengalaman baru karena bertemu dengan pemain-pemain hebat yang berbeda karakter,” ujar Aisha.
Putri JP Jakarta Kunci Tiket Semifinal
Putri JP Jakarta memastikan tiket semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 usai mengalahkan Tigers Football Academy 1-0 pada laga penentuan Grup U-18 di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7).
Kemenangan tersebut membawa tim asal Jakarta finis sebagai juara grup dengan koleksi tujuh poin, sementara Tigers Football Academy harus terhenti di fase penyisihan.
Laga berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang, namun belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir.
Gol kemenangan Putri JP Jakarta akhirnya lahir pada menit ke-39 babak kedua melalui Kikka Putri Ramadani yang memanfaatkan bola liar di depan gawang. Keunggulan itu berhasil dipertahankan hingga peluit akhir berbunyi.
Pelatih Putri JP Jakarta, Herry Susilo, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tetap disiplin menjalankan strategi meski mendapat perlawanan sengit.
“Dari awal kami sudah menginstruksikan bahwa ambil poin penuh, membuat gol secepat mungkin agar tim lebih nyaman dan dapat menikmati. Tapi ternyata memang lawan juga solid akhirnya kami sempat kesulitan juga," ucap Coach Herry.
"Alhamdulillah di babak kedua tercipta gol. Inilah permainan Putri JP Jakarta, tidak terburu-buru. Insya Allah kami akan melatih untuk persiapan semifinal tapi lihat dulu siapa lawannya. Kami tekankan ‘berlatihlah seperti bertanding, bertandinglah seperti berlatih,” tambahnya.
Gelandang Putri JP Jakarta, Lareina Ramira Savvy, mengatakan seluruh pemain tampil fokus demi mewujudkan target lolos ke semifinal.
“Kami sebagai tim punya target yang ingin dicapai bersama-sama. Kami punya set piece yang bisa dipakai, kami semua ingin mencetak gol. Tapi kami tidak boleh egois dan harus mementingkan tim dulu. Pertandingan kali ini, tim kami sudah fokus dengan tujuan awal kita yaitu menang. Instruksi dari pelatih yaitu, main yang bagus, cetak gol dan menang,” kata Reina.
Sementara itu, pelatih Tigers Football Academy, Agustina Indah Mahardika, menilai pengalaman di turnamen nasional ini menjadi bekal penting bagi perkembangan timnya.
“Kami mengevaluasi hasil pertandingan di fase grup. Perlu digaris bawahi ada perkembangan positif untuk pemain kami, yakni mental mereka. Untuk bisa sampai di putaran nasional ini kami tidak hanya mempersiapkan fisik tapi juga strategi, taktik dan lain-lain. Jadi terlepas dari kami lolos atau tidak, kami memanfaatkan semaksimal mungkin dengan mengevaluasi yang menjadi kesalahan di pertandingan sebelumnya. Hal ini akan menjadi pedoman saya untuk ke depan bisa membawa tim lebih baik lagi. Kami akan memberi mereka motivasi bahwa ini bukan akhir segalanya,” ucap Coach Tina.
Hal senada disampaikan gelandang Tigers Football Academy, Fiorenza Shabira Yudhana.
“Kerjasama dan pola permainan kami sudah bagus. Tapi bola kan bundar, jadi kita tadi tertinggal di babak kedua. Cukup mengecewakan, setidaknya kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Meski kalah, masih ada asa untuk dilirik tim talent scouting buat timnas. Pastinya aku challenge diriku untuk terus upgrade skill dan termotivasi jadi yang terbaik,” tutur Enza.
Salip Tigers Football Academy, Putri Garut Lolos ke Semifinal
Dipertandingan terakhir, Putri Garut memastikan tiket semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 usai menaklukkan Putri Batang dengan skor 3-0 pada laga Grup A U-18.
Kemenangan ini membawa wakil Jawa Barat tersebut finis sebagai runner-up Grup A sekaligus menggeser Tigers Football Academy di klasemen akhir.
Setelah sempat mendapat tekanan di awal pertandingan, Putri Garut membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui Irna.
Reina Melisha kemudian menggandakan skor lewat situasi sepak pojok, sebelum Irna mencetak gol keduanya pada babak kedua untuk memastikan kemenangan 3-0.
Pelatih Putri Garut, Depi Kuspriansyah, mengaku bersyukur target meraih tiga poin sekaligus lolos ke semifinal berhasil diwujudkan.
“Alhamdulillah hari ini tiga poin dan sesuai dengan apa yang ditargetkan dan anak-anak bisa meresponnya dengan sangat luar biasa. Kami menganalisis dari pertandingan pertama imbang melawan Tigers Football Academy, mereka juara dari Surabaya dan itu tolok ukur kami, berarti kami mampu," beber Depi.
"Tapi kami realistis dulu dari match pertama dan match kedua kami sukses dua poin, dan match ketiga kami yakin anak-anak bisa menang dan alhamdulillah bisa ke semifinal. Ke depan pun saya sangat yakin anak-anak bisa karena kami mempunyai misi tersendiri, kami tidak mengusung sepak bola cantik, yang penting bisa mendapat kemenangan saja,” sambungnya.
Sementara itu, penyerang Putri Garut, Irna, mengatakan timnya kini langsung mengalihkan fokus menghadapi semifinal.
“Syukur alhamdulillah kami mendapatkan tiga poin hari ini, dan kami harus fokus lagi buat pertandingan selanjutnya. Memang buat pertandingan satu dan dua, kami difokuskan untuk defense, baru pertandingan terakhir kami ditekankan buat menyerang. Dan alhamdulillah kita bisa mendapatkan tiga poin. Insyaallah yakin untuk pertandingan berikutnya bisa menang lagi,” kata Irna.
Di kubu Putri Batang, Manajer Yayan Prasetyo mengakui kualitas lawan lebih baik, namun tetap mengapresiasi perkembangan timnya selama turnamen.
“Mungkin memang kami kalah kualitas, itu saya akui dari pertandingan pertama sampai hari ini. Tapi anak-anak meneruskan progres yang sangat baik dari awal sampai akhir. Kemudian mereka juga sudah siap kalah, dan pertandingan kali ini pun kami coba untuk belajar sehingga di turnamen selanjutnya kita bisa lebih siap lagi,” katanya.
Hal senada disampaikan gelandang Putri Batang, Risma Ayu Tafti'ah, yang menjadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan mental, fisik, dan kemampuan teknik.
“Untuk saya pribadi, mental harus lebih kuat lagi untuk menghadapi lawan-lawan yang berat. Terus fisik juga harus ditambah lagi, serta teknik-teknik juga harus ditingkatkan lagi. Tapi kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Walaupun hasilnya kurang memuaskan, setidaknya kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan,” ucapnya.
Kemenangan ini memastikan Putri Garut melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Performa yang terus meningkat dari laga ke laga membuat wakil Jawa Barat itu menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.
Klasemen Akhir Babak Penyisihan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026, Kamis (9/7):
Grup A U-15
Mojang Priangan : 9 poin
Arema FC Women : 6 poin
Putri Surakarta : 3 poin
Putri Tangsel City : 0 poin
Grup A U-18
Putri JP Jakarta : 7 poin
Putri Garut : 5 poin
Tigers Football Academy : 4 poin
Putri Batang : 0 poin
Berikut jadwal pertandingan babak penyisihan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan berlangsung pada Jumat (10/7) di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah:
Grup B U-15
Cipta Cendikia FA vs Scorpion FC - 08.30 WIB
Tigers Football Academy vs Goal Aksis - 10.00 WIB
Grup B U-18
Akademi Persib Bandung vs Samba Persada Women - 13.30 WIB
Putri Tangsel City vs Arema FC Women - 15.30 WIB
Seluruh pertandingan diprediksi berlangsung sengit mengingat setiap tim masih berpeluang mengamankan tiket menuju semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.***