RBCOM - Wasit Eko Saputra jadi sorotan saat memimpin pertandingan klasik Persebaya Surabaya vs Persib Bandung pada pekan 24 kompetisi Super League musim 2025/26.
Sejumlah keputusan Eko Saputra memicu perdebatan dan kritikan, terutama di kalangan bobotoh saat memimpin duel Persebaya vs Persib yang berakhir imbang 2-2.
Dua keputusan yang paling disorot adalah saat memberikan penalti untuk Persebaya dan menganulir gol Kakang Rudianto di babak pertama usai mengulasnya melalui VAR.
Eko Saputra memutuskan memberikan penalti untuk Persebaya setelah menilai Federico Barba melanggar Bruno Moreira yang berujung gol untuk tuan rumah.
Baca Juga : Update Klasemen Super League setelah Persib Diimbangi Persebaya
Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)
Beberapa menit sebelum istirahat, Eko Saputro menganulir gol Kakang Rudianto karena menganggap Ramon Tanque melakukan handball.
Momen lain yang menuai sorotan adalah ketika Federico Barba mengalami benturan kepala yang keras dengan Arief Catur Pamungkas.
Barba sempat terkapar dan mendapat perawatan, sementara Arief Catur mengalami pendarahan di pelipisnya.
"Ngarawu k***ut di cek var, giliran hulu si barba dihantem teu cek var, minimal kartu ajg atuh." tulis akun @ijarfajri di kolom komentar postingan akun Instagram @persib.
Baca Juga : Hasil Persebaya vs Persib: Drama di GBT Berakhir Remis
"Padahal salto ramon 50 50 antara kena tangan atau kena muka, tapi di liatnya cmn 1 angle, giliran bruno di langgar sampe beberapa angle." tulis akun @_yogaafrmnsyh.
"Pas gol luco bojan sarkas nya kena bngt, lngsng ksih gestur cek var abis luco gol in." tulis akun @hannprmna.
Sementara itu, setelah melawan Persebaya akan menjamu Persik Kediri di Stadion GBLA pada Senin, 9 Maret 2026.****
Follow Berita Republik Bobotoh di Google News
Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: M Taufik
Persebaya vs Persib. (X/@persebayaupdate)