Bobotoh memperlihatkan tiket gelang saat akan memasuki stadion GBLA. (Adam/RBCOM)
RBCOM - Menjelang laga Persib Bandung menghadapi PSBS Biak, Bobotoh diimbau untuk lebih waspada terhadap peredaran tiket palsu.
Dalam laman resminya, Persib menegaskan bahwa tiket pertandingan pekan ke-18 Super League 2025/2026 hanya dijual melalui PERSIB Apps, dan pembelian dari pihak tidak resmi berisiko merugikan penonton sendiri.
Pertandingan Persib vs PSBS Biak akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 25 Januari 2026, dengan kick-off pukul 19.00 WIB.
Antusiasme tinggi Bobotoh diperkirakan kembali memadati stadion, sehingga aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian utama.
Baca Juga : Persib Kenakan Ban Hitam Saat Hadapi PSBS Biak, Kirim Pesan Duka dari GBLA
Rekor Positif Persib, Dukungan Aman Jadi Kunci
Dari sisi performa, Persib membawa modal kepercayaan diri. Dalam catatan pertemuan di level tertinggi sepak bola nasional, Maung Bandung unggul atas PSBS Biak dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga.
Pada pertemuan terakhir yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 17 Oktober 2025, Persib tampil dominan dan menang telak 3-0 melalui gol Andrew Jung (45+3), Uilliam Barros (58), dan Luciano Guaycochea (77). Hasil tersebut menjadi pijakan penting untuk kembali memburu kemenangan di hadapan Bobotoh.
Namun, Persib menekankan bahwa hasil maksimal di lapangan perlu ditopang oleh suasana stadion yang aman, tertib, dan nyaman. Karena itu, Bobotoh diajak berperan aktif menjaga kondusivitas sejak sebelum memasuki area stadion.
Baca Juga : Marc Klok Waspadai Persaingan Putaran Kedua Super League, Persib Fokus Jaga Chemistry
Aturan Stadion demi Kenyamanan Bersama
Bobotoh diminta datang lebih awal ke lokasi penukaran tiket untuk menghindari antrean panjang, menukarkan e-ticket dengan gelang resmi, serta langsung mengenakannya di pergelangan tangan kiri. Pelanggaran terhadap prosedur ini berisiko membuat tiket dinyatakan tidak berlaku.
Selain itu, penonton diingatkan untuk mematuhi seluruh pemeriksaan keamanan dan menjaga barang pribadi selama berada di area GBLA.
Sikap saling menghormati, termasuk terhadap perempuan dan keluarga yang hadir di stadion, menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer sepak bola yang ramah dan inklusif.
Sebaliknya, Persib menegaskan larangan keras terhadap berbagai tindakan berbahaya dan merugikan, seperti membawa flare, senjata tajam, minuman keras, narkoba, laser, hingga atribut provokatif bernuansa SARA, politik, atau rasisme.
Tidak ada toleransi bagi tindakan kekerasan, pelecehan seksual, maupun upaya memasuki lapangan tanpa izin.
Baca Juga : Kabar Baik untuk Bobotoh, Bojan Hodak Pastikan Barba Tetap di Persib hingga Akhir Musim
Persib juga mengingatkan, tanpa tiket resmi, tidak ada akses masuk stadion. Penonton yang tidak memiliki tiket diminta tidak memaksakan diri datang ke GBLA demi keselamatan dan ketertiban bersama.
Lebih dari sekadar 90 menit pertandingan, laga Persib kontra PSBS Biak menjadi momen kebersamaan Bobotoh menjaga rumah sendiri.
Dengan membeli tiket resmi, mematuhi aturan, dan saling menghormati, GBLA diharapkan tetap menjadi stadion yang aman, nyaman, dan membanggakan.****