Siapkan Perayaan Juara, Dedi Mulyadi Ingatkan Persib Awas Tangan-tangan Tidak Terlihat

Siapkan Perayaan Juara, Dedi Mulyadi Ingatkan Persib Awas Tangan-tangan Tidak Terlihat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ikut merayakan konvoi Persib juara di Gedung Sate, Bandung. (Adam Husein/RBCOM)

RBCOM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan sinyal positif terkait rencana perayaan jika Persib Bandung kembali meraih gelar juara Super League 2025/2026.

Ia memastikan Gedung Sate tetap bisa dimanfaatkan sebagai lokasi perayaan, meskipun saat ini sedang dalam tahap revitalisasi.

Di tengah peluang besar Persib mempertahankan posisi puncak klasemen dengan 65 poin dari 28 pertandingan, antusiasme suporter semakin tinggi. Keunggulan tipis atas Borneo FC membuat persaingan gelar masih terbuka, namun optimisme Bobotoh terus menguat.

Baca Juga : Umuh Muchtar Kirim Pesan Tegas Jelang Hadapi Arema

Dalam beberapa musim terakhir, Gedung Sate memang menjadi pusat euforia perayaan keberhasilan Persib. Tradisi tersebut bahkan berlangsung dua tahun berturut-turut.

Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Meski begitu, kondisi bangunan yang sedang diperbaiki sempat memunculkan kekhawatiran terkait lokasi perayaan berikutnya.

Menanggapi hal itu, Dedi menegaskan bahwa perayaan tidak harus terpaku pada satu tempat. Ia menyebut, yang terpenting saat ini adalah memastikan Persib mampu mengunci gelar juara terlebih dahulu.

"Ya pokoknya jadi juara dulu, pasti nanti perayaan menemukan tempat yang indah. Kan di Gedung Sate bisa juga lewat belakang," kata Dedi dikutip dari JPNN, Kamis (23/4/2026).

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan para pemain Persib agar tetap fokus menghadapi sisa pertandingan. Menurutnya, jalan menuju gelar juara tidak akan mudah meskipun saat ini berada di posisi teratas.

Baca Juga : Jelang Duel Kontra Arema, Marc Klok Ungkap Mental Skuad Persib

Dedi bahkan menyinggung kemungkinan adanya faktor eksternal yang dapat mengganggu perjalanan tim menuju juara.

Karena itu, ia menilai kekuatan mental dan emosi menjadi aspek penting yang harus dijaga oleh para pemain.

"Ya juara dulu tapi kan untuk menjadi juara ini saya lihat perlu ketahanan emosi yang sangat kuat, ketahanan mental, ketahanan jiwa agar Persib terbebas dari tangan-tangan yang tidak terlihat," ungkapnya.

Dengan beberapa laga tersisa, Persib kini dihadapkan pada ujian konsistensi dan mentalitas demi memastikan gelar juara kembali menjadi milik mereka.****

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy

Berita Terkini