Mariano Peralta saat menjalani latihan di tim Persib. (MO Persib)
RBCOM - Persib Bandung langsung menghadapi pertandingan penuh gengsi pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Maung Bandung dijadwalkan bertemu Persija Jakarta di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Penyerang sayap Persib, Mariano Peralta, menyambut laga tersebut dengan antusias. Pemain asal Argentina itu memahami besarnya rivalitas kedua klub yang membuat pertandingan ini kerap dijuluki El Clasico Indonesia.
Kemenangan pada pertandingan pembuka menjadi bekal positif bagi Persib sebelum menghadapi Persija. Namun, Peralta menegaskan timnya tidak ingin terlalu lama larut dalam hasil tersebut.
"Kemenangan laga perdana sangat penting, tapi sekarang kami harus fo kus dan mulai bersiap untuk pertandingan melawan Persija," tegas Mariano Peralta.
Baca Juga : Jelang Persib vs Persija, Sejumlah Pemain Terancam Absen, Tolic Santai Soal Motivasi
Menurut Peralta, duel Persib kontra Persija memiliki atmosfer yang tidak jauh berbeda dengan pertandingan besar di Argentina. Ia bahkan membandingkannya dengan perseteruan dua klub raksasa negaranya, River Plate dan Boca Juniors.
"Ya, benar. Jadi ini sangat penting seperti yang saya katakan sebelumnya. Kami akan mencoba melakukan yang terbaik dan berusaha keras untuk melakukan yang terbaik dan bisa memenangkan pertandingan ini," tutur Peralta.
Pemain yang sebelumnya memperkuat Borneo FC Samarinda itu pun tidak menyembunyikan ambisinya. Peralta secara tegas menyebut kemenangan menjadi target yang ingin diraih Persib dalam lawatan ke markas Persija.
"Iya, tentu saja, tentu saja kami harus menang," tegas Peralta penuh percaya diri.
Ada cerita menarik di balik pertemuan Peralta dengan Persija. Sebelum resmi menjadi bagian dari Persib dan mengenakan nomor punggung 10, pemain asal Argentina tersebut ternyata sempat menjalani proses negosiasi dengan klub Ibu Kota.
"Memang ada negoisasi, tapi sekarang saya berada di sini," imbuh Peralta.
Baca Juga : Ternyata Persib Terpaksa Main di GBLA karena Dilarang Gunakan Jalak Harupat
Meski demikian, Peralta memilih menyimpan alasan di balik gagalnya proses tersebut. Ia tidak ingin persoalan masa lalu mengganggu konsentrasi menghadapi pertandingan yang sudah di depan mata.
"Ini bukan saatnya membicarakan hal itu. Sekarang kami harus fokus untuk persiapan lawan Persija," ucap Peralta sambil mengakhiri.***