Bojan Hodak bersama skuad Persib Bandung saat konvoi juara Super League musim 2025/26. (X/@persib)
RBCOM - Bojan Hodak kembali menorehkan rekor dan sejarah bersama Persib Bandung. Dia menjadi pelatih pertama yang bisa membawa tim di Indonesia juara liga tiga musim beruntun.
Pelatih asal Kroasia tersebut, membawa Persib juara Super League 2025/26, berkat regulasi head to head. Maung Bandung juara, karena unggul head to head atas Borneo FC, menang 3-1 dan imbang 1-1.
Keberhasilan Persib jadi juara Super League musim ini, menambah daftar rekor dan sejarah yang diukir Bojan Hodak di kompetisi sepak bola Indonesia.
Baca Juga : Daftar 18 Tim Peserta dan Jadwal Super League Musim 2026/27
Bojan Hodak tak peduli meski Persib tidak melengkapi pesta juara karena gagal mengalahkan Persijap Jepara di laga terakhir setelah laga berkesudahan imbang tanpa gol.
"Skornya 0-0, kami punya peluang tapi tak bisa jadi gol, tapi kami menjadi juara," kata Bojan Hodak.
"Tidak akan ada yang mengingat pertandingan, tidak akan ada yang mengingat pertandingan lainnya, semuanya hanya akan mengingat ini (juara). Hanya itu saja," ungkapnya.
Baca Juga : Viral! Detik-detik Frans Putros Kehilangan Ponsel Saat Konvoi Juara Persib
Seusai mengantar Persib juara Super League 2025/26, Bojan Hodak mengaku, hal pertama yang akan dilakukannya adalah pergi berlibur setelah energi dan pikiran terkuras selama semusim.
Hal itu juga yang menurut Bojan Hodak dibutuhkan para pemain Persib lainnya.
"Hal pertama dalam benak saya adalah ketika laga ini usai, musim ini selesai, semuanya kelelahan. Kami sekarang ingin segera berlibur," ujarnya.****