RBCOM - Gol cepat Persib Bandung yang dicetak Patricio Matricardi membuat strategi yang dirancang PSIM Jogja jadi berantakan.

Pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel mengakui, gol Persib yang tercipta saat laga belum genap dua menit, membuat dia harus mengubah strategi.

Di sisi lain, kata van Gastel, Persib setelah unggul bermain lebih bertahan dan menunggu timnya melakukan kesalahan.

Baca Juga : Bojan Hodak Akui Ada Tekanan Psikologis yang Bikin Pemain Persib Bermain tidak Lepas

"Karena dalam satu menit kami sudah kebobolan lagi dari situasi bola mati," kata van Gastel seusai pertandingan.

"Itu menjadi awal yang sulit bagi kami, dan sekaligus memberi keuntungan bagi Persib karena mereka bisa bermain lebih bertahan dan menunggu kesalahan yang kami buat," ujarnya.

Kecolongan di menit awal, juga dialami PSIM di laga sebelumnya saat takluk dari Persita Tangerang dengan skor sama 0-1.

Baca Juga : Persib Menang Tipis Atas PSIM, Bobotoh: Sabubukna Lawan Si Eta

Van Gastel pun mengkritik para pemainnya yang tidak efektif dalam bermain. Menurut dia, cara bermain Ze Valente Cs malah menyulitkan sendiri.

"Satu hal yang tidak saya puas adalah kami memilih solusi yang sulit. Kami seharusnya menjaga permainan tetap sederhana karena dengan begitu kami bisa lebih efektif," ujar pelatih asal Belanda itu.

Kekalahan dari Persib, memperpanjang catatan PSIM Jogja yang belum pernah menang dakan delapan pertandingan terakhir. Sejak mengalahkan PSBS Biak 2-4, PSIM mencatat tiga kali imbang dan lima kali kalah.****