Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Husein/RBCOM)
RBCOM - Masa depan pelatih Bojan Hodak bersama Persib Bandung masih belum menemui titik terang.
Kontrak sang pelatih dijadwalkan berakhir pada penutupan musim Super League 2025/2026, sementara proses negosiasi dengan manajemen masih terus berjalan.
Keberhasilan Hodak membawa Persib meraih dua gelar juara berturut-turut pada musim 2023/2024 dan 2024/2025 membuat posisinya begitu istimewa di mata Bobotoh.
Bahkan, peluang mencatatkan sejarah baru terbuka lebar jika ia mampu mengantar tim meraih gelar ketiga secara beruntun musim ini.
Baca Juga : Hadapi Persib, Johnny Jansen tak Akan Ubah Cara Bermain Bali United
Saat ini, Persib masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 61 poin dan menyisakan delapan pertandingan krusial. Kondisi tersebut semakin memperbesar harapan publik Bandung untuk melihat dominasi berlanjut.
Isu kontrak Hodak yang ramai diperbincangkan di media sosial juga memicu dukungan luas dari suporter agar pelatih asal Kroasia tersebut tetap bertahan. Namun, Hodak menegaskan bahwa keputusan akhir belum diambil.
Ia mengungkapkan bahwa pihak manajemen melalui CEO Glenn T. Sugita telah mengajukan tawaran menarik.
"Mereka oke, Pak Glenn (Sugita) memberi saya penawaran yang bagus tapi ada beberapa hal lain yang juga saya miliki dalam hidup saya," ujar Bojan Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu (8/4/2026).
Baca Juga : Umuh Muchtar: Jangan Menganggap Enteng
"Jadi saya masih berbicara dengannya dan saya berharap semuanya akan baik-baik saja di akhir," imbuhnya.
Perjalanan Singkat Hodak di Persib
Hodak mulai menukangi Persib di tengah kompetisi musim 2023/2024, menggantikan Luis Milla yang mundur. Debutnya terjadi pada 23 Agustus 2023 saat menghadapi Bali United.
Di musim perdananya, ia langsung mempersembahkan gelar juara sekaligus mengakhiri penantian panjang Persib selama satu dekade. Kesuksesan tersebut berlanjut pada musim berikutnya dengan kembali meraih gelar juara melalui format klasemen akhir.
Baca Juga : Reaksi Teja Paku Alam Usai Pecahkan Rekor Kiper Persija
Tak hanya itu, Hodak juga dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik dalam dua musim berturut-turut—sebuah pencapaian yang menegaskan kualitasnya.
Memasuki pekan ke-26 musim ini, Persib mencatat 19 kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan. Mereka unggul atas pesaing terdekat, Borneo FC, yang mengoleksi 57 poin.
Delapan Laga Penentuan
Dalam waktu dekat, Persib akan menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 12 April 2026. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari delapan laga penentu menuju gelar juara.
Secara matematis, Persib hanya membutuhkan tujuh kemenangan tambahan untuk memastikan gelar. Bahkan, peluang juara lebih cepat terbuka jika pesaing terdekat terpeleset.
Jika skenario tersebut terwujud, Persib akan mencatat sejarah sebagai tim pertama yang meraih tiga gelar liga secara beruntun di Indonesia.****