RBCOM - Persib Bandung on the track dalam upaya mempertahankan gelar juara Liga Indonesia sekaligus mengukir sejarah sebagai tim pertama yang hattrick jawara.

Persib saat ini memimpin klasemen dengan mengumpulkan 58 angka, unggul empat poin atas Borneo FC dan enam angka dari Persija Jakarta.

Maung Bandung mencatat hasil kurang bagus di beberapa laga awal. Tetapi, perlahan mulai merangkak naik hingga menyodok ke puncak klasemen.

Bertenggernya Persib di puncak klasemen, tidak lepas dari mulai membaiknya performa tim, terurtama sejak kemenangan 2-0 atas Bhayangkara FC.

Baca Juga : Jalan Terjal Persib Menuju Juara, Umuh Muchtar Soroti Wasit dan Mental Pemain

Sejak itu, Persib tidak pernah kalah dalam 12 pertandingan terakhir di liga domestik. Rinciannya, sembilan kali menang dan tiga kali imbang.

Cara Persib dalam bertahan jadi kekuatan Maung Bandung paling menonjol, baru kebobolan 4 kali. Persebaya jadi satu-satunya tim yang bisa menjebol gawang Persib dua kali.

Tetapi secara ofensif juga cukup sangar, dengan mencetak 21 gol dalam 12 laga terakhir. Ini menandakan ada keseimbangan antara pertahanan dan penyerangan.

Federico Barba membawa 'tradisi' seni bertahan ala Italia. Dia cukup solid berduet dengan Patricio Matricardi di jantung pertahanan.

Baca Juga : Tinggal 9 Laga! Sinyal Persib Bandung Juara Makin Kuat, Begini Prediksi Umuh Muchtar

Pulihnya Julio Cesar menambah opsi di posisi bek tengah. Apalagi Pato dipastikan absen di laga berikutnya melawan Semen Padang pada 5 April 2026.

Peran Teja Paku Alam juga tidak kalah penting, karena sering melakukan penyelamatan. Begitu pun dengan kontribusi para bek sayap Kakang Rudianto, Eliano Reijnders, Alfeandra Dewangga dan Frans Putros yang juga acap dipasang di posisi gelandang bertahan.

Sementara Andrew Jung menjadi pemain paling menonjol dalam urusan mencetak gol. Begitu juga dengan Ramon Tanque yang dalam beberapa kesempatan mulai memberi bukti.****