RBCOM - Sejumlah pegiat sepak bola di Indonesia menyerukan perdamaian di tengah situasi keamanan yang tidak kondusif dalam beberapa hari terakhir.
Gelombang aksi unjuk rasa di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, Medan dan kota-kota lainnya berujung ricuh dan anarkis.
Korban luka dan jiwa pun berjatuhan akibat aksi demonstrasi yang chaos. Dampaknya dirasakan berbagai sektor, tidak hanya secara sosial dan ekonomi.
Dunia sepak bola Indonesia pun kena imbasnya, karena sejumlah pertandingan di kompetisi Super League terpaksa ditunda.
Baca Juga : ILeague Belum Pastikan Jadwal Terbaru Persib vs Borneo FC
Operator kompetisi, ILeague menyampaikan pesan damai di tengah amarah rakyat terhadap kekuasaan dengan memposting pesan-pesan persatuan.
"Keluarga besar sepakbola Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga diri, menjaga lingkungan, dan saling menguatkan satu sama lain." tulis ILeague dalam postingannya, Minggu, 31 Agustus 2025.
"Mari kita jaga rumah kita masing-masing, jaga kota kita, jaga stadion kita, dan jaga keluarga kita. Suporter adalah energi positif, jangan biarkan rasa kecewa membuat kita saling menyakiti.
"Sepakbola adalah ruang persatuan. Mari kita tunjukkan bahwa klub dan suporter mampu menghadirkan semangat yang menyejukkan, demi Indonesia yang lebih baik." tulis ILeague.
Baca Juga : Persib Lepas Henhen, Dado dan Dimas Drajad?
Sementara CEO Persebaya, Azrul Ananda juga menyampaikan pesan persatuan dan perdamaian di tengah situasi yang rentan memicu bara api.
Azrul mengapresiasi perjuangan mereka yang nekat dan bertaruh nyawa turun ke lapangan untuk menyuarakan perubahan di negeri ini.
"Dengan segala hal yang sudah terjadi beberapa hari ini, saya yakin pesan utama yang diharapkan masyarakat sudah tersampaikan, sudah didengarkan, bahkan sudah dirasakan oleh bapak-bapak dan ibu-ibu yang bersangkutan." tulis Azrul, Minggu, 31 Agustus 2025.
"Change is inevitable. Perubahan menuju lebih baik, semestinya, sudah harus dan akan terjadi." tulis putra mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan tersebut.****