RBCOM - Penyelenggaraan turnamen Piala Presiden 2025 disambut pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak dengan perasaan campur aduk.

Sebab, dia menyadari Persib dituntut meraih hasil maksimal meski Piala Presiden 2025 hanya sekadar turnamen pramusim jelang Liga 1 2025/2026.

Piala Presiden 2025 memang jadi ajang yang tepat dan dibutuhkan Persib untuk mematangkan persiapan tim menghadapi kompetisi musim depan.

Baca Juga : Akankah Adam Przybek Debut di Laga Persib vs Dewa United?

Akan tetapi, Piala Presiden 2025 digelar di waktu yang tidak ideal bagi Persib. Sebab, Maung Bandung hanya memiliki persiapan kurang dari sepekan.

Belajar dari pengalaman Piala Presiden musim lalu, riskan bagi pemain mengalami cedera karena secara fisik belum cukup siap menghadapi pertandingan.

Febri Hariyadi jadi korban pertandingan Piala Presiden, setelah mengalami cedera parah yang membuatnya kehilangan sebagian besar pertandingan di kompetisi resmi musim lalu.

Baca Juga : 16 Tim Terbaik Akan Perebutkan Podium Juara Hydroplus Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars di Kudus

"Sebelum Piala Presiden dimulai, saya sudah bicara bahwa saya tidak senang bermain di sini. Alasannya adalah kami baru berlatih satu pekan," kata Bojan Hodak.

Apes bagi Persib karena dua pemain mengalami cedera. Salah satunya Achmad Jufriyanto yang mengalami cedera parah akibat patah tulang rusuk.

"Tahun lalu, kami mengalami beberapa cedera yang buruk, karena kami tidak fit. Sekarang kami ada dua pemain yang mengalami cedera. Kita akan lihat seberapa parah," ujar Bojan Hodak.****