Ternyata Persib Terpaksa Main di GBLA karena Dilarang Gunakan Jalak Harupat

Ternyata Persib Terpaksa Main di GBLA karena Dilarang Gunakan Jalak Harupat Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan. (RBCOM)

RBCOM - Deputy CEO Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan buka suara soal sorotan publik terhadap kondisi rumput Stadion GBLA.

Adhit menjelaskan, Persib sebenarnya berencana memainkan pertandingan melawan PSM Makassar pada pekan pertama Super League 2026/27 di Stadion si Jalak Harupat.

Sebab, kata Adhit, kondisi rumput lapangan Stadion GBLA pada dasarnya memang belum siap atau belum layak.

Baca Juga : Jelang Persija vs Persib, Adam Alis Bicara Dampak Kemenangan Atas PSM

Rencana awal, Stadion si Jalak Harupat diproyeksikan dijadikan lokasi pertandingan kandang Persib pada pekan pertama Super League 2026/27.

Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Namun, situasi memaksa Persib tetap bermain di GBLA karena Stadion si Jalak Harupat berstatus steril atau tidak bisa dipakai untuk kepentingan pertandingan turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.

"Cuma tiba-tiba sama PSSI gak boleh kan karena mau dipakai FIFA ASEAN. Jadi ya mau gak mau, gak ada opsi, emang harus main di sini (GBLA)," kata Adhit.

Baca Juga : Rumput GBLA Disorot, Regulasi Bisa Paksa Persib Pindah Kandang

Adhit menjelaskan, kondisi rumput Stadion GBLA diperkirakan bakal lebih baik pada bulan Oktober. Itupun tergantung pada situasi dan kondisi, termasuk cuaca.

"Makanya insya Allah di Oktober mah udah lebih ready. Kan rumput mah gak bisa dipaksa untuk tumbuh cepat," jelas Adhit.

"Emang harus nunggu sembilan bulan. Apalagi kemarin Bandung kan tiga bulan kemarau kan, gak ada hujan. Jadi ya mau gimana lagi," ujarnya.*****

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: M Taufik

Berita Terkini