RBCOM – Proton FC mengambil langkah baru dalam upaya memperkuat fondasi futsal Indonesia. Tim asal Kuningan, Jawa Barat, tersebut menjalin kemitraan jangka panjang dengan perusahaan apparel asal Thailand, Imane.
Kolaborasi tersebut diperkenalkan melalui soft launching bertajuk ‘Proton FC x Imane, Wear the Game Live the Passion’ yang berlangsung di Bandung, Sabtu (15/8/2026).
Kerja sama ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan perlengkapan pertandingan. Proton FC dan Imane membawa agenda yang lebih luas, mulai dari pembinaan pemain muda hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam dunia futsal.
Presiden Proton FC, Thoni Indra Gunawan, menilai kemitraan tersebut menjadi kesempatan penting bagi klub untuk memperluas langkah pengembangan futsal yang selama ini telah dilakukan.
Menurut Thoni, kesamaan visi menjadi salah satu alasan utama terjalinnya kerja sama dengan perusahaan asal Thailand tersebut. Ia juga memastikan kemitraan itu akan berlangsung dalam jangka panjang.
Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)
“Kerja sama dengan Imane Thailand ini akan berjalan hingga lima tahun ke depan. Jadi Imane akan mendampingi Proton FC hingga 2031,” kata Thoni.
Proton FC sendiri telah membangun fondasi pembinaan di Kuningan sejak sekitar tiga tahun terakhir. Program tersebut dimulai dari pembinaan usia dini, kemudian berlanjut ke kompetisi Liga Futsal Nusantara hingga akhirnya membentuk tim profesional.
Perjalanan itu membawa Proton FC tampil di Pro Futsal League 2 (PFL 2) musim 2026. Bahkan, Proton FC berhasil keluar sebagai juara dan memastikan tiket promosi ke kompetisi futsal profesional kasta tertinggi Indonesia.
Dengan adanya Imane sebagai mitra strategis, Proton FC ingin memperluas dampak program tersebut sehingga tidak berhenti di wilayah Kuningan maupun Jawa Barat.
“Saya punya harapan, keinginan dan impian jika futsal Indonesia bisa go internasional lebih baik lagi. Kami, Proton FC berupaya membangun ekosistem futsal menuju ke arah tersebut dan langkah nyata yang kami lakukan yakni melalui berkolaborasi dengan Imane,” Thoni menegaskan.
Tak Sekadar Dukungan Apparel
Presiden Imane, Takkasit Tai Jittivanich, menyambut positif kemitraan tersebut. Ia menyebut Proton FC memiliki visi yang sejalan dengan pihaknya, terutama dalam hal pengembangan futsal secara berkelanjutan.
Menurut Takkasit, kerja sama ini tidak hanya diarahkan untuk menunjang kebutuhan tim utama Proton FC selama berkompetisi. Pengembangan akademi dan pemain muda juga menjadi bagian penting dari kolaborasi tersebut.
Selain itu, aspek kepelatihan, sport science hingga berbagai program pengembangan talenta turut masuk dalam agenda kerja sama kedua pihak.
“Tidak hanya visi yang sama dengan Proton FC, tapi kami melihat jika Indonesia ini sangat unik. Memiliki basis suporter serta talenta pemain yang sangat luar biasa bahkan tim nasional Indonesia merupakan juara di level AFF,” kata Takkasit.
Melihat potensi tersebut, Imane menilai Indonesia memiliki modal besar untuk berkembang menjadi salah satu negara dengan kekuatan futsal yang diperhitungkan di tingkat dunia.
Kemitraan dengan Proton FC pun diharapkan menjadi salah satu sarana untuk mengoptimalkan potensi tersebut, khususnya dalam menciptakan jalur pembinaan yang lebih terstruktur bagi pemain muda.
“Kerja sama ini bukan sekadar sporshorship apparel, tapi dukungan lain mencakup peningkatan kualitas pelatih, fisioterapi, teknologi, akademi, program usia muda, pertukaran pemain hingga pengembangan sport science dan nutrisi.”
Kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi pemain dan talenta muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman di luar negeri. Hal itu dimungkinkan karena Imane telah memiliki jaringan kolaborasi dengan sejumlah klub dari negara lain.
“Kami bisa memfasilitasi talenta futsal di Indonesia. Khususnya di Proton FC untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tambahan karena Imane sendiri sudah memiliki kerja sama dengan tim asal Spanyol dan Jepang,” kata Takkasit.
Bagi Proton FC, kemitraan ini menjadi bagian dari perjalanan klub setelah berhasil menorehkan prestasi di PFL 2 2026.
Keberhasilan menjadi juara sekaligus mengamankan promosi ke Pro Futsal League menjadi pijakan untuk membangun klub dengan sistem pembinaan yang lebih kuat.
Dengan durasi kerja sama hingga 2031, Proton FC dan Imane kini memiliki waktu panjang untuk merealisasikan ambisi bersama: memperkuat ekosistem futsal Indonesia sekaligus membuka jalan bagi talenta lokal menuju panggung internasional.***
Follow Berita Republik Bobotoh di Google News
Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy