RAGAM RB - Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMAN 5 Bandung pada Selasa, 8 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bamus DPRD ini turut dihadiri Ketua Komisi IV, Iman Lestariyono.
Audiensi tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan sekaligus upaya mencari keadilan atas meninggalnya seorang siswa SMAN 5 Bandung di kawasan Jalan Cihampelas, yang diduga terjadi akibat bentrokan antar pelajar.
Perwakilan orang tua korban, Firdan, menyampaikan harapan agar kasus tersebut mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk DPRD Kota Bandung.
“Kami datang ke sini untuk meminta dukungan dan pengawalan atas kasus tersebut dan berharap agar kasus serupa tidak terjadi di masa datang,” ujar Firdan, orang tua korban yang dalam audiensi tersebut.
Menanggapi hal itu, Edwin Senjaya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa meskipun pendidikan tingkat SMA berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD Kota Bandung tetap memiliki tanggung jawab moral karena peristiwa terjadi di wilayah kota.
Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)
“Terlebih dulu saya menyampaikan bela sungkawa dan duka cita terdalam seraya memanjatkan doa semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik,” ujar Kang Edwin.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban dalam menjaga ketertiban dan melindungi masyarakat, sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku.
“Selain itu dalam PP No. 2 tahun 2018 ada kewajiban pemerintah daerah terkait dengan urusan wajib pemerintah daerah termasuk di dalamnya adalah ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan Masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Edwin memastikan bahwa pihaknya akan mengawal penanganan kasus ini melalui koordinasi lintas instansi, termasuk bersama aparat penegak hukum dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Kami di Forkopimda selalu berkoordinasi terkait segala hal di Kota Bandung ini. Salah satu anggota Forkopimda ini adalah Pak Kapolrestabes yang tentunya menangani kasus ini,” katanya.
DPRD Kota Bandung juga berencana mengeluarkan rekomendasi resmi agar proses hukum berjalan tuntas, termasuk mengungkap pelaku dan memberikan sanksi yang sesuai.
“Namun kami juga mendorong agar forum orang tua ini juga beraudiensi dengan DPRD Jawa Barat agar bisa didorong pola pembinaan ke depannya bagi siswa setingkat SMA yang memang domainnya ada di pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono, menilai kejadian ini harus menjadi momentum evaluasi bersama, khususnya dalam upaya pencegahan kekerasan di kalangan pelajar.
“Termasuk soal peningkatan CCTV agar bisa mencegah perilaku kriminal,” ujarnya.***
Follow Berita Republik Bobotoh di Google News
Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy
DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, 8 April, 2026. (Jaja/Humpro DPRD Kota Bandung)