RAGAM RB - Kesiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai kemungkinan selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menjadi sorotan di parlemen.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, menekankan pentingnya perencanaan matang, tidak hanya dalam kondisi normal tetapi juga saat terjadi situasi darurat.
Ia menilai bahwa proses pemberangkatan jemaah harus tetap berjalan optimal sesuai rencana. Namun demikian, pemerintah juga dituntut memiliki langkah antisipatif terhadap berbagai dinamika yang bisa terjadi di lapangan, termasuk perubahan teknis seperti jalur penerbangan menuju Arab Saudi.
Menurutnya, penyesuaian rute penerbangan bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga berpotensi membawa konsekuensi besar terhadap pembiayaan penyelenggaraan haji.
Karena itu, segala kemungkinan perubahan harus dikaji secara komprehensif dan dibahas bersama antara pemerintah dan DPR RI.
Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)
Selly menegaskan bahwa pemerintah perlu menyiapkan lebih dari satu skenario dalam pelaksanaan haji, sehingga jika terjadi kondisi tak terduga, kebijakan dapat segera disesuaikan tanpa mengganggu pelayanan jemaah.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Haji dan Umrah di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Dalam forum tersebut, Selly juga menyoroti peluang terjadinya penyesuaian Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) apabila terjadi perubahan jalur penerbangan.
Meski memberikan apresiasi terhadap komitmen pemerintah yang menempatkan keselamatan jemaah sebagai prioritas utama, ia mengingatkan bahwa kesiapan dari sisi anggaran tidak boleh diabaikan.
Menurutnya, setiap langkah mitigasi risiko dalam pelaksanaan haji akan berdampak langsung pada kebutuhan biaya.
Oleh sebab itu, perencanaan keuangan yang matang harus menjadi bagian integral dalam strategi penyelenggaraan ibadah haji ke depan.***
Follow Berita Republik Bobotoh di Google News
Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy
Anggota DPR RI dari Komisi VIII, Selly Andriany Gantina. (Ist)