Riwayat Cedera Layvin Kurzawa Jadi Catatan Penting di Tengah Rumor ke Persib, Sudah Pulih atau Masih Berisiko?

Riwayat Cedera Layvin Kurzawa Jadi Catatan Penting di Tengah Rumor ke Persib, Sudah Pulih atau Masih Berisiko? Persib Bandung dikaitkan dengan Layvin Kurzawa pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. (L'Équipe)

RBCOM - Isu ketertarikan Persib Bandung terhadap Layvin Kurzawa tak hanya memancing antusiasme, tetapi juga memunculkan diskusi serius soal kondisi fisik sang pemain.

Di balik nama besar mantan bek kiri Paris Saint-Germain dan Timnas Prancis tersebut, tersimpan rekam jejak cedera yang patut menjadi perhatian dalam proses perekrutan.

Kurzawa, yang kini berusia 33 tahun, disebut tengah masuk radar Persib pada bursa transfer paruh musim 2025/2026.

Namun, sebelum membicarakan kualitas dan pengalaman, aspek kebugaran menjadi faktor krusial yang tak bisa diabaikan.

Baca Juga : Media Prancis Ungkap Alasan Eks PSG Tertarik ke Persib, Andrew Jung, Penghubung di Balik Layar

Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Cedera Berulang, Terutama di Lutut dan Punggung

Dalam beberapa musim terakhir, Kurzawa kerap berhadapan dengan masalah fisik. Salah satu cedera terberat terjadi saat ia membela Fulham pada musim 2022/2023.

Cedera lutut serius yang dialaminya pada Februari 2023 membuatnya harus menepi lebih dari empat bulan dan kehilangan banyak menit bermain hingga masa peminjamannya berakhir.

Masalah lutut kembali muncul di awal musim berikutnya, meski dengan durasi pemulihan yang lebih singkat.

Selain itu, Kurzawa juga memiliki riwayat cedera punggung serius saat masih berseragam PSG pada 2018/2019. Kala itu, ia harus menjalani operasi akibat saraf terjepit dan absen lebih dari tiga bulan.

Tak berhenti di situ, cedera otot juga menghampirinya saat membela Boavista FC pada musim 2024/2025. Cedera tersebut membuatnya absen sekitar dua bulan dan kembali mengganggu kontinuitas performanya.

Baca Juga : Rumor Kurzawa ke Persib Menguat, Manajemen Beri Sinyal Soal Kebutuhan Tim

Jika ditarik ke belakang, sejak musim 2016/2017, Kurzawa tercatat melewatkan puluhan pertandingan akibat berbagai masalah fisik, mulai dari cedera betis, engkel, paha, hingga punggung.

Sudah Pulih atau Masih Berisiko?

Meski memiliki catatan cedera panjang, kondisi terkini Kurzawa tidak sepenuhnya menunjukkan alarm merah.

Ia kini berstatus bebas transfer sejak Juli 2025 dan tidak tercatat sedang menjalani perawatan medis aktif. Ini mengindikasikan bahwa secara struktural, cedera terakhirnya telah pulih.

Namun, dari sudut pandang medis olahraga, pemain dengan riwayat cedera lutut dan punggung seperti Kurzawa tetap memiliki risiko kambuhan, terutama jika harus beradaptasi dengan intensitas pertandingan tinggi dan jadwal padat. Usia yang telah memasuki kepala tiga juga menuntut manajemen beban latihan yang lebih terukur.

Baca Juga : Persib Dirumorkan Negosiasi dengan Eks Bek PSG Layvin Kurzawa, Berpotensi Jadi Pemain Asing Termahal

Jika Persib benar-benar melanjutkan proses perekrutan, tes medis mendalam dan program kebugaran individual hampir pasti menjadi syarat utama.

Dengan pengelolaan fisik yang tepat, Kurzawa masih berpeluang tampil kompetitif, terutama jika dimanfaatkan secara rotasional dan tidak dipaksakan bermain penuh dalam ritme tinggi.

Pada akhirnya, potensi kehadiran Kurzawa di Bandung bukan hanya soal reputasi besar, tetapi juga tentang bagaimana klub mampu menyeimbangkan nilai pengalaman dengan manajemen risiko cedera.

Inilah pertimbangan besar yang akan menentukan apakah rumor ini berujung pada langkah nyata atau berhenti sebatas wacana.****

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy

Piksi

Berita Terkini