Pengakuan Jujur Luizinho Passos saat Bojan Hodak Minta Sheva Dimainkan di Laga Persebaya vs Persib

Pengakuan Jujur Luizinho Passos saat Bojan Hodak Minta Sheva Dimainkan di Laga Persebaya vs Persib Sheva Putra Sanggasi mendapat dukungan dari seniornya di tim Persib. (Persib.co.id/Barly Isham)

RBCOM - Pelatih penjaga gawang Persib Bandung, Luizinho Passos, menyampaikan pengakuan jujur di balik keputusan memainkan Putra Sheva Sanggasi di laga kontra Persebaya Surabaya.

Bojan Hodak melakukan spekulasi dengan menarik keluar Kevin Mendoza yang digantikan Sheva pada menit 75. Setelah itu, gawang Persib kebobolan tiga kali dan akhirnya takluk dengan skor telak 4-1.

Luizinho Passos menegaskan keputusan memainkan Sheva merupakan kesepakatan bersama tim pelatih, sehingga tak perlu saling menyalahkan, karena menurutnya Sheva pun sebenarnya tidak melakukan kesalahan.

Baca Juga : Hadapi Persib, Persik Kediri Tanpa Striker Asing Andalan karena Skorsing

"Tidak, tidak (saya tidak kaget saat Bojan Hodak minta Sheva dimainkan). Kalian tahu, ini tanggung jawab saya. Saya adalah pelatih kiper. Saya berbicara dengan Sheva, 'Sheva, kamu masuk ke sana. Apapun yang terjadi, ini tanggung jawab saya'," kata Luizinho Passos

Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


"Saya percaya pada Sheva. Sheva punya potensi besar untuk masa depan, dia baru 20 tahun. Sama seperti Fitrah, Fitrah sekarang baru 18 tahun."

"Ini sepak bola, teman-teman. Hal seperti ini bisa terjadi pada kiper yang berpengalaman maupun kiper muda. Ini normal."

Baca Juga : Jangan Salahkan Sheva! Luizinho Passos Ungkap Situasi Sebenarnya

"Tentu saja, ini juga tanggung jawab saya seratus persen. Saya adalah pelatih kiper, saya tidak bisa melemparkan tanggung jawab kepada kiper saya," tegas Luizinho Passos.

Penjaga gawang berusia 20 tahun itu, dimasukan pelatih Bojan Hodak menggantikan Kevin Mendoza, agar Gervane Kastaneer bisa dimainkan untuk menambah daya dobrak.

Karena regulasi membatasi hanya enam pemain asing yang bisa bermain, Kevin Mendoza 'dikorbankan' agar Nick Kuipers, Gustavo Franca, Tyronne del Pino, Ciro Alves, dan David da Silva, tetap bisa berada di lapangan.***

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: M Taufik

Berita Terkini