Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (I.League)
RBCOM - Perbaikan kondisi lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) terus dikebut menjelang agenda penting Persib Bandung di kompetisi Asia.
Stadion yang menjadi markas Maung Bandung tersebut dipersiapkan sebagai lokasi pertandingan play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027.
Persib dijadwalkan menghadapi Manila Digger FC pada 31 Agustus 2026. Mundurnya jadwal pertandingan dari rencana awal 12 Agustus justru memberikan tambahan waktu bagi pengelola stadion untuk memastikan permukaan lapangan berada dalam kondisi yang lebih siap.
Salah satu hal yang menjadi perhatian publik adalah metode perbaikan rumput GBLA. Alih-alih mengganti seluruh permukaan lapangan, proses yang dilakukan saat ini berfokus pada perbaikan di bagian-bagian yang mengalami kerusakan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa pengerjaan tersebut tidak dilakukan langsung oleh Persib. Klub menyerahkan pekerjaan kepada kontraktor yang dipilih melalui proses tender.
Baca Juga : Hamra Hehanussa Dipinjamkan Persib ke Garudayaksa, Ada Misi di Balik Keputusan Ini
“Jadi memang plan itu, gini, jadi satu yang mesti diluruskan, kami itu tidak mengerjakan sendiri. Kami pakai kontraktor. Kontraktornya juga berdasarkan hasil tender,” ungkap Adhitia.
Menurut Adhitia, proses pemilihan kontraktor dilakukan setelah sejumlah pihak datang untuk melihat secara langsung kondisi lapangan GBLA.
“Jadi kita sudah beberapa kontraktor datang ke sana, visit segala macam, tender, akhirnya kami memilih si X inilah yang kami belum bisa bilang siapa.”
Dari sisi jadwal, pengerjaan fisik rumput ditargetkan rampung sekitar pertengahan Agustus. Setelah pekerjaan selesai, masih dibutuhkan waktu agar rumput dapat tumbuh secara merata di seluruh permukaan lapangan.
“Based on dari jadwal pengerjaannya itu seharusnya di tanggal 12-an, 14-an tuh sudah selesai pengerjaannya. Tinggal nunggu si rumputnya itu tumbuh merata menyeluruh ke seluruh stadion,” paparnya di sela pengenalan sponsor baru 6 Agustus silam.
Jadwal ACL 2 Mundur, Persib Dapat Waktu Tambahan
Perubahan jadwal play-off ACL 2 menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib. Pertandingan yang semula direncanakan berlangsung pada 12 Agustus kini digeser menjadi 31 Agustus.
Tambahan waktu sekitar dua pekan tersebut membuat proses pemulihan rumput dapat dilakukan dengan lebih leluasa sebelum GBLA digunakan untuk pertandingan internasional.
Baca Juga : Update Transfer Jelang Super League 2026/27: Eks Bintang Persib Resmi Gabung Persita
“Sehingga Alhamdulillah, jadwal kami (play off ACL 2) mundur ke tanggal 31. Jadi kami ada waktu nih sekitar dua minggu untuk nungguin sampai benar-benar rumputnya itu nyaman,” papar dia.
Adhitia menyebut perkembangan terakhir pengerjaan masih sesuai dengan rencana. Ia juga terus mendapatkan laporan mengenai kondisi lapangan dari Rafid yang dipercaya memantau proses tersebut.
“Nah progresnya sekarang Alhamdulillah on track, terakhir juga saya cek ke Rafid (kepercayaan Adhitia) semuanya oke. Ya mudah-mudahan lah sebelum tanggal 31 udah siap untuk playoff,” harap Adhitia.
Metode Perbaikan GBLA Jadi Perbincangan
Teknik perbaikan permukaan GBLA belakangan turut menjadi bahan pembahasan di media sosial. Metode penggantian rumput pada area tertentu menjadi sorotan, terlebih sebelumnya kondisi rumput stadion juga sempat mendapat kritik dari mantan pelatih Persib, Bojan Hodak.
Di tengah perbincangan tersebut, pihak Stadion GBLA menjelaskan bahwa metode yang diterapkan kontraktor bukan dilakukan tanpa pertimbangan teknis.
Baca Juga : Persib Tersandung Kasus Gugatan Robert Rene Alberts, Bagaimana Nasib Pemain Baru?
Menurut informasi yang disampaikan melalui akun resmi Stadion GBLA, metode perawatan ditentukan dengan melihat kondisi aktual lapangan, tingkat kerusakan rumput, serta waktu yang tersedia sebelum kompetisi kembali bergulir pada September.
Beberapa pekerjaan yang dilakukan meliputi sodding, yakni mengganti bagian permukaan rumput yang mengalami kerusakan. Selain itu, dilakukan pula pemotongan tipis rumput untuk mendorong pertumbuhan daun baru.
Proses lainnya mencakup top dressing yang bertujuan memperbaiki permukaan lapangan sekaligus media tanam. Pemupukan dan pemberian bahan pendukung juga dilakukan untuk membantu mempercepat pemulihan rumput serta mempertahankan kualitas permukaan lapangan.
Dengan metode tersebut, penggantian rumput tidak dilakukan secara total. Faktor waktu menjadi salah satu pertimbangan utama karena GBLA harus sudah berada dalam kondisi layak sebelum pertandingan play-off ACL 2 digelar.
Bagi Persib, kesiapan GBLA menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Manila Digger FC. Dengan pertandingan baru berlangsung pada 31 Agustus, masih terdapat waktu bagi rumput untuk berkembang dan mencapai kondisi yang diharapkan.
Jika proses berjalan sesuai rencana, GBLA diharapkan sudah siap digunakan ketika Persib menjalani laga penentu menuju fase berikutnya kompetisi ACL 2 2026/2027.*****