Carlos Parreira. (Ileague.id)
RBCOM - Madura United bermain tidak sesuai rencana ketika dihancurkan Persib Bandung 5-0 di Stadion GBLA, kata pelatih mereka, Carlos Parreira.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut, mengatakan, Madura United tidak bereaksi dengan cepat dan baik ketika tertinggal.
Madura United tertinggal tiga gol di babak pertama setelah Ramon Tanque dua kali merobek gawang Diky Indrayana, ditambah gol dari Uilliam Barros.
Baca Juga : Igor Tolic Ungkap Peran Bojan Hodak di Balik Kemenangan Telak Persib Atas Madura United
"Pertandingan malam ini tidak sesuai rencana dan kami tidak bisa bereaksi seperti yang kami harapkan, terutama di babak pertama," kata Carlos Parreira.
Tertinggal tiga gol di babak pertama, memaksa Madura United bermain lebih terbuka untuk setidaknya memperkecil ketinggalan.
Namun, gawang mereka justru kembali dibobol Persib dua kali lewat Andrew Jung dan Frans Putros.
Baca Juga : Ungkapan Ramon Tanque Usai Cetak Brace saat Persib Gasak Madura United
"Di babak kedua, kami lebih terbuka. Kami mencoba untuk lebih menguasai bola, tetapi tidak berhasil," kata Carlos Parreira.
"Ini sepak bola, dan kami bermain melawan tim yang sangat besar. Dan sekarang kami perlu fokus pada pertandingan kami sendiri melawan Malut (United)," ujarnya.
Kekalahan dari Persib membuat Madura United tak beranjak dari papan bawah dan menempati posisi 14 klasemen dengan mengoleksi 20 poin.****