Momen saat Andrew Jung mengeksekusi penalti yang membuka keunggulan Persib atas PSBS Biak di pekan ke-9 BRI Super League musim 2025/26. (persib.co.id)
RBCOM - Salah satu pekerjaan rumah yang harus dibereskan Bojan Hodak di Persib adalah kemampuan memaksimalkan peluang dari tendangan penalti.
Sepanjang putaran pertama Super League, Persib mendapatkan tujuh kali kesempatan mencetak gol lewat tendangan penalti.
Namun, hanya tiga tendangan penalti yang berhasil dimaksimalkan jadi gol. Sisanya empat tendangan penalti gagal dimaksimalkan.
Baca Juga : Jika Tinggalkan Persib, Federico Barba Akan Menyesal
Buruknya eksekusi penalti Persib di putaran pertama Super League, menjadi salah satu faktor yang membuat Maung Bandung kehilangan kesempatan meraih poin.
Seperti saat melawan PSIM Jogja, dua tendangan penalti Persib yang dieksekusi Uilliam Barros dan Marc Klok, gagal dimaksimalkan hingga kemenangan gagal diraih setelah pertandingan berakhir imbang 1-1.
Kemudian saat melawan Persita Tangerang, tendangan penalti Luciano Guaycochea digagalkan Igor Rodrigues.
Baca Juga : Besok, Skuad Persib Jalani Latihan Pertama Hadapi Putaran Dua Super League
Persib kalah 2-1 dari Persib. Andai penalti Lucho menjadi gol, mungkin cerita dan hasil pertandingan akan lain.
Penalti gagal juga terjadi di ajang ACL Two, saat tendangan Uilliam Barros diblok kiper Bangkok United.
Dari semua penendang penalti Persib selama putaran pertama, Andrew Jung jadi eksekutor terbaik dengan mencetak 3 gol dari 4 kesempatan penalti.****