RBCOM - Menjelang duel panas Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/2026, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak membeberkan kesiapan timnya dalam sesi konferensi pers yang digelar Sabtu, 10 Januari 2026.

Laga bertajuk El Clasico Indonesia ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026, dengan kick off pukul 15.30 WIB.

Pertandingan ini dipastikan berlangsung sengit mengingat rivalitas panjang kedua tim serta ketatnya persaingan di papan atas klasemen.

Baca Juga : Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persija di Pekan 17 Super League 2025/26

Bojan Hodak menegaskan bahwa pertandingan melawan Persija selalu memiliki tensi tinggi. Oleh karena itu, pendekatan yang ia lakukan kepada para pemain bukanlah dengan memompa motivasi berlebihan, melainkan menjaga kestabilan emosi.

“Setiap pertandingan adalah laga besar. Untuk pertandingan besok, saya tidak perlu banyak bicara karena semua orang tahu betapa pentingnya laga ini,” ujar Bojan.

“Saya tidak perlu memotivasi pemain. Justru yang terpenting adalah menenangkan mereka agar tidak terlalu emosional, karena kami berada di Asia Tenggara dan atmosfer pertandingan seperti ini selalu panas,” lanjut pelatih asal Kroasia tersebut.

Persaingan Ketat di Papan Atas Klasemen

Saat ini, Persib dan Persija sama-sama mengoleksi 35 poin. Persija berada di posisi kedua klasemen sementara dengan keunggulan selisih gol (32), sementara Persib menguntit di peringkat ketiga dengan selisih gol (26).

Baca Juga : Jelang Persib vs Persija, Tanda Tanya Federico Barba di Tengah Rumor Hengkang

Kondisi ini membuat laga El Clasico Indonesia menjadi sangat krusial. Kemenangan akan membuka peluang besar bagi Persib untuk menutup putaran pertama kompetisi di posisi teratas, terlebih setelah Borneo FC gagal meraih poin penuh usai kalah 0-2 dari Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Jumat (9/1/2026).

Kekuatan Berimbang

Bojan Hodak menilai kekuatan kedua tim relatif berimbang, meski masing-masing memiliki karakter permainan yang berbeda.

“Kedua tim cukup mirip. Saat ini kami memiliki pertahanan yang lebih baik. Mereka mencetak sedikit lebih banyak gol, tetapi kami juga gagal mengeksekusi lima atau enam penalti,” ungkap Bojan.

Baca Juga : Wali Kota Bandung Optimistis Persib Tekuk Persija, Instruksikan Tiap Kecamatan Gelar Nobar

Menurutnya, kegagalan dalam mengeksekusi penalti turut memengaruhi produktivitas gol Persib sejauh ini.

“Artinya, secara produktivitas sebenarnya kami juga bisa mencetak lebih banyak gol. Target kami jelas, yaitu meraih hasil positif pada pertandingan besok,” tegasnya.

Keuntungan Bermain di Kandang

Bermain di hadapan publik sendiri menjadi nilai tambah bagi Maung Bandung. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diharapkan mampu memberikan dorongan ekstra bagi para pemain Persib.

“Kami bermain di kandang dan akan mendapat dukungan penuh suporter. Itu menjadi keuntungan, tetapi tetap tidak mudah menghadapi lawan seperti ini,” tutup Bojan Hodak.****