RBCOM - Kepemimpinan wasit asal Yogyakarta, Muhammad Tri Santoso di pertandingan Persik Kediri vs Persib disorot karena sejumlah keputusannya.

Beberapa keputusan Tri Santoso yang disorot, di antaranya saat tidak menghukum winger Persik Kediri, Supriadi kartu kuning karena diving.

Tri Santoso sempat menghukum Persib dengan penalti ketika Supriadi terjatuh saat coba dihadang Patricio Matricardi di kotak penalti.

Baca Juga : Dewangga Akui Kurang Bahagia dan Soroti Lampu Stadion Usai Persib Ditahan Persik

Namun, setelah mengulasnya lewat VAR, Tri Santoso memutuskan membatalkan penalti karena nampak jelas Supriadi melakukan diving dan sengaja membenturkan kakinya ke kaki Patricio Matricardi.

Momen lainnya yang membuat Tri Santoso disorot adalah keputusan sebelum gol Persik Kediri terjadi, saat dia tidak menganggap Berguinho dilanggar di sisi kiri pertahanan Persik.

Bola kemudian dikuasai pemain Persik hingga terjadi sepak pojok yang berujung gol penyeimbang Persik Kediri di menit-menit akhir lewat sundulan Muhammad Firly.

Baca Juga : Bojan Hodak Ungkap Kekecewaan pada Wasit Usai Persib Ditahan Persik

Di penghujung pertandingan, Tri Santoso sempat mengulas kejadian melalui VAR ketika kapten Persik, Ezra Walian melakukan gerakan sikutan kepada Alfeandra Dewangga.

Tri Santoso hanya menghukum Ezra Walian hukuman kartu kuning. Sementara keributan sempat terjadi di area bench pemain ketika ofisial dan pemain kedua tim terlibat intrik.

Tri Santoso memberikan kartu kuning kepada kedua kubu, salah satunya Bojan Hodak. "Tapi itulah alasan kenapa saya tidak puas dengan wasit," ujar Bojan Hodak.****