RBCOM - Persib Bandung kembali dihadapkan pada tantangan menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal kompetisi yang semakin rapat.
Setelah meraih kemenangan atas Persik Kediri pada Minggu (18/10/2026), Maung Bandung harus segera mengalihkan fokus untuk menghadapi Madura United pada pekan keenam Super League 2026/2027.
Duel Madura United vs Persib Bandung dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10/2026) malam. Dengan waktu persiapan yang terbatas, tim pelatih dituntut mampu mengatur kondisi fisik sekaligus menjaga kesiapan taktik para pemain.
Padatnya agenda Persib musim ini bukan hanya berasal dari kompetisi domestik. Keterlibatan di AFC Champions League Two (ACL Two) dan ASEAN Club Championship (ACC) turut menambah beban pertandingan yang harus dijalani skuad Pangeran Biru.
Baca Juga : Jadwal Siaran Langsung Gameweek 6 Super League 2026/27, Persib Ditantang Madura United
Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)
Kondisi tersebut membuat rotasi dan pengelolaan stamina menjadi aspek penting. Pada pertandingan sebelumnya, dua pemain lini serang, Mariano Peralta dan Luka Menalo, bahkan harus mengakhiri penampilan lebih awal demi menjaga kebugaran.
Igor Tolic Pilih Persiapan Singkat
Pelatih Persib, Igor Tolic, menyadari timnya tidak memiliki banyak waktu untuk menjalani persiapan panjang. Karena itu, ia memilih program sederhana yang mengutamakan pemulihan, perjalanan menuju lokasi pertandingan, serta pemantapan strategi.
"Rencananya sangat sederhana, pemulihan fisik, penerbangan langsung, datang ke hotel, makan malam, lalu satu sesi latihan, satu sesi pertemuan taktik, dan pertandingan.” “Itulah rencananya dan akan terus berlangsung selama tiga pekan ke depan seperti itu," beber Igor Tolic.
Pola tersebut menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pemulihan pemain dan persiapan menghadapi lawan. Dengan jadwal yang terus berlanjut selama beberapa pekan, Persib harus memastikan para pemain tetap berada dalam kondisi optimal tanpa kehilangan kesiapan bertanding.
Tak Perlu Banyak Motivasi
Di tengah padatnya agenda, Tolic juga tidak merasa perlu memberikan terlalu banyak instruksi verbal untuk membakar semangat anak asuhnya. Pelatih asal Kroasia itu menilai para pemain Persib sudah memiliki kekompakan dan motivasi yang kuat di dalam tim.
Baca Juga : Persik Kalah dari Persib, Marcos Reina: Kami Tetap Bangga
"Saya tidak mengatakan apa-apa. Sejujurnya saya tidak bicara banyak, para pemain sendiri adalah kelompok yang kompak, fokus, dan solid bersama-sama,” tuturnya.
Menurut Tolic, semangat para pemain tumbuh dari hasil pertandingan, dukungan Bobotoh, serta atmosfer positif di sekitar tim. Faktor-faktor tersebut menjadi dorongan bagi skuad Maung Bandung untuk terus menunjukkan penampilan terbaik, termasuk ketika harus bermain dalam kondisi jadwal yang padat.
“Mereka termotivasi oleh hasil pertandingan, dukungan suporter, dan atmosfer sekitar. Mereka hanya ingin memberikan performa terbaik," tutur pelatih asal Kroasia ini.
Profesionalisme Skuad Jadi Modal P
Selain kekompakan tim, Tolic memberikan apresiasi terhadap sikap profesional para pemainnya. Ia menilai anak asuhnya mampu mempertahankan pendekatan yang tepat dalam menghadapi pertandingan, terlepas dari hasil yang diperoleh.
Sikap tersebut menjadi modal penting bagi Persib dalam menjalani rangkaian laga yang menuntut konsistensi, baik dari segi fisik maupun mental. Menghadapi Madura United, kedisiplinan dan kemampuan menjaga fokus akan kembali diuji.
"Menang atau kalah, pendekatan terhadap pertandingan harus selalu tepat, dan sejauh ini sikap mereka luar biasa. Sekali lagi, selamat untuk seluruh pemain," pungkas Tolic.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, Persib kini harus memaksimalkan pemulihan dan menjaga soliditas tim agar tetap mampu bersaing saat bertandang ke markas Madura United.*****
TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV
Follow Berita Republik Bobotoh di Google News
Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy
Pelatih Persib Bandung, I