RBCOM - Piala Presiden 2026 bagi Persib Bandung jadi ajang evaluasi untuk melihat hasil dari latihan yang sudah berjalan sejak 11 Juli 2026.
Persib akan menghadapi Arema FC pada laga pertama turnamen pramusim Piala Presiden 2026 di Stadion si Jalak Harupat, Sabtu, 25 Juli 2026.
Setelah itu, Maung Bandung akan melawan klub Brunei yang berkompetisi di Malaysia, DPMM FC pada 28 Juli dan Tampines Rovers pada 31 Juli 2026.
Baca Juga : Persib Bebas dari Sanksi FIFA, Adhitia: Manajemen tidak Akan Tinggal Diam
Asisten pelatih Persib, Zlatko Runje mengatakan, Piala Presiden 2026 menjadi momen tepat untuk melihat kelebihan dan kekurangan tim, termasuk mentalitas para pemain.
Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)
"Ya, saya pikir kami sebenarnya suka bertanding. Selalu lebih mudah untuk bertanding daripada hanya sekadar latihan," kata Zlatko Runje.
"Saya ingin melihat di posisi mana kami sudah bagus, bagian mana yang perlu kami tingkatkan, dan hal-hal taktis. Namun, bagi saya, psikologi bisa menjadi bagian yang sangat penting dari ini," jelasnya.
Baca Juga : Prediksi Susunan Pemain Persib vs Arema di Matchday 1 Piala Presiden 2026
Menghadapi Arema, Persib dipastikan tidak akan turun dengan kekuatan penuh karena sejumlah pemain bergabung dengan Timnas Indonesia seperti Marc Klok, Beckham Putra, Sandy Walsh dan lainnya.
Ada juga pemain yang belum gabung latihan, seperti penyerang anyar asal Argentina, Mariano Peralta.
"Tetap menghormati lawan, tetapi kami tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara bermain," ujar Zlatko Runje.*****
Follow Berita Republik Bobotoh di Google News
Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: M Taufik