30 Kecamatan di Bandung Gelar Nobar Persib vs Persijap, Pengamanan Bobotoh Diperketat

30 Kecamatan di Bandung Gelar Nobar Persib vs Persijap, Pengamanan Bobotoh Diperketat Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat menyaksikan laga Persib vs Bali United di Stadion GBLA. (Bandung.go.id)

RBCOM - Atmosfer pertandingan terakhir Persib Bandung di Liga Indonesia 2026 dipastikan akan terasa di seluruh penjuru Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung memastikan seluruh kecamatan akan menggelar acara nonton bareng laga Persib Bandung kontra Persijap Jepara pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Kegiatan nobar tersebut diprediksi menyedot antusiasme besar dari bobotoh yang ingin memberikan dukungan kepada Maung Bandung pada pekan ke-34 kompetisi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan titik nobar akan tersebar di 30 kecamatan guna menghindari penumpukan massa di satu lokasi tertentu.

Baca Juga : Bojan Hodak Murka! Persib Belum Juara, Konvoi Sudah Dibahas

“Di semua kecamatan, 30 kecamatan pasti ada nobar. Lembaga-lembaga juga bikin nobar sendiri-sendiri,” ujarnya dalam siaran pers Humas Kota Bandung, Jumat 22 Mei 2026.

Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Penyebaran Titik Nobar untuk Kurangi Kepadatan

Menurut Farhan, strategi penyebaran lokasi nobar dilakukan agar mobilitas masyarakat lebih terkendali dan tidak terpusat di kawasan tertentu yang berpotensi memicu kepadatan.

Selain itu, langkah tersebut dinilai mempermudah proses pengawasan keamanan selama pertandingan berlangsung hingga setelah laga usai.

“Terpenting adalah mengamati pergerakan bobotoh, setelah nonton ngapain, atau pada saat nonton supaya tetap kondusif,” katanya.

Pemkot Bandung bersama aparat keamanan disebut akan melakukan pemantauan di seluruh titik nobar yang tersebar di wilayah kecamatan.

Pemkot Siapkan Skenario Pengamanan

Pemerintah Kota Bandung juga menaruh perhatian besar terhadap potensi euforia pascapertandingan yang kerap memicu keramaian di sejumlah ruas jalan.

Baca Juga : Kapan Super League Musim 2026/27 Digelar? Ini Jadwalnya, Bakal Ada Piala Liga

Karena itu, Farhan memastikan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Nah, makanya ada skenario terbaik dan skenario terburuk. Dua-duanya sudah siap dijalankan,” tegasnya.

Tak hanya kecamatan, sejumlah komunitas, organisasi, hingga lembaga swasta juga diperkirakan turut mengadakan acara nobar secara mandiri. Kondisi ini membuat titik keramaian di Kota Bandung semakin tersebar luas.

Balai Kota Tidak Gelar Nobar

Di tengah maraknya agenda nobar, Pemkot Bandung memilih tidak menggelar kegiatan serupa di Balai Kota Bandung.

Pemerintah lebih memprioritaskan pelaksanaan nobar di tingkat kewilayahan agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan lebih dekat dengan lingkungan masing-masing sekaligus meminimalisasi penumpukan massa di pusat kota.****

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy

Berita Terkini